Dzikir Rajab 70 Kali: Bacaan, Waktu, Cara Mengamalkan, dan Keutamaannya

zikir sayyidul istighfar 3x sehari

Dzikir Rajab 70 Kali: Bacaan, Waktu, Cara Mengamalkan, dan Keutamaannya

Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Bulan ini termasuk dalam empat bulan haram (bulan yang dimuliakan) di mana umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan, memperbanyak istighfar, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Salah satu amalan yang dianjurkan dan banyak diamalkan oleh umat Islam pada bulan Rajab adalah membaca dzikir Rajab sebanyak 70 kali. Amalan ini bertujuan untuk memohon ampunan, rahmat, dan penerimaan taubat dari Allah SWT.


Pengertian Dzikir dalam Islam

Melansir dari laman resmi Kementerian Agama (Kemenag) RI, dzikir adalah salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan dalam Islam, yang bermakna mengingat Allah. Perintah untuk berdzikir disebutkan secara jelas dalam Al-Qur’an.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 152:

فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ

Artinya: “Maka ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat pula kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.”

Ayat ini menunjukkan bahwa dzikir bukan hanya mendatangkan pahala, tetapi juga menjadi jalan kedekatan seorang hamba dengan Rabb-nya.


Bacaan Dzikir Rajab 70 Kali

Dikutip dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ustaz Abdullah Faqih Abdul Wahid, berikut bacaan dzikir Rajab yang dianjurkan untuk dibaca sebanyak 70 kali:

Bacaan Arab

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ

Bacaan Latin

Rabbighfirlii warhamnii watub ‘alayya.

Terjemahan

“Tuhanku, ampunilah aku, sayangilah aku, dan terimalah taubatku.”


Cara dan Waktu Mengamalkan Dzikir Rajab 70 Kali

Masih merujuk pada buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun, dzikir Rajab diamalkan dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Dibaca sebanyak 70 kali
  • Dilakukan dengan mengangkat kedua tangan
  • Diamalkan pada pagi dan sore hari

Amalan ini disebutkan dalam kitab Al-Jami’ karya Imam As-Suyuthi, yang menjelaskan:

“Aku membaca dalam kitab Allah yang diturunkan sebelum Al-Qur’an bahwa barang siapa beristighfar di bulan Rajab pada pagi dan sore hari dengan mengangkat kedua tangannya seraya berkata: ‘Rabbighfirlii warhamnii watub ‘alayya’ sebanyak 70 kali, maka kulitnya tidak akan disentuh oleh api neraka.”

Kapan Dzikir Rajab Mulai Diamalkan?

Berdasarkan kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Kemenag RI, 1 Rajab 1447 H jatuh pada 21 Desember 2025.

Namun, perlu diketahui bahwa pergantian hari dalam kalender Hijriah dimulai setelah Maghrib. Oleh karena itu:

  • 1 Rajab 1447 H dimulai sejak 20 Desember 2025 setelah Maghrib
  • Dzikir Rajab sudah dapat diamalkan mulai malam 20 Desember 2025

Keutamaan Membaca Dzikir Rajab 70 Kali

Mengamalkan dzikir Rajab sebanyak 70 kali memiliki beberapa keutamaan, di antaranya:

1. Terhindar dari Api Neraka

Mengutip Kalender Ibadah Sepanjang Tahun, disebutkan bahwa orang yang mengamalkan dzikir Rajab ini akan dijauhkan dari api neraka, sebagaimana riwayat dari Ibnu ‘Asakir dari Abi Umamah, yang bersumber dari Wahab bin Munabbih dalam kitab Al-Jami’.

2. Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

Disadur dari laman Universitas Negeri Surabaya (UNESA), dzikir merupakan salah satu cara paling utama untuk mengingat Allah dan mendekatkan diri kepada-Nya. Dengan memperbanyak dzikir, seorang muslim akan memperoleh ketenangan hati, keberkahan hidup, serta rahmat dari Allah SWT.


Penutup

Demikian pembahasan mengenai bacaan dzikir Rajab 70 kali, lengkap dengan cara mengamalkannya, waktu pelaksanaan, serta keutamaannya. Semoga amalan sederhana ini dapat menjadi wasilah bagi kita untuk memperoleh ampunan, rahmat, dan perlindungan dari Allah SWT.

Semoga bermanfaat dan dapat diamalkan secara istiqamah, khususnya di bulan Rajab yang penuh kemuliaan ini.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post